Pada hari Jumat, 22 Mei 2026, Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jakarta (BEM FH UPNVJ) melaksanakan kegiatan Studi Banding 1.0 bersama Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Diponegoro (BEM FH UNDIP) yang bertempat di Kampus UPN “Veteran” Jakarta. Kegiatan ini mengusung tema “Aktualisasi Asa dalam Bingkai Kolaborasi” sebagai bentuk komitmen kedua lembaga dalam membangun hubungan yang sinergis serta memperkuat kolaborasi antarorganisasi kemahasiswaan di lingkungan fakultas hukum.

Studi banding merupakan salah satu sarana yang penting bagi organisasi kemahasiswaan untuk memperluas wawasan, memperkaya pengalaman, dan memperoleh perspektif baru mengenai tata kelola organisasi. Melalui kegiatan ini, BEM FH UPNVJ dan BEM FH UNDIP diberikan ruang untuk saling bertukar gagasan, pengalaman, serta praktik-praktik terbaik yang diterapkan dalam menjalankan roda organisasi masing-masing. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk mempererat hubungan antarlembaga sekaligus membangun jaringan yang dapat mendukung pengembangan organisasi di masa mendatang.

Rangkaian kegiatan diawali dengan sesi pengenalan organisasi dari masing-masing lembaga. BEM FH UPNVJ terlebih dahulu memaparkan grand design organisasi yang mencakup struktur kepengurusan, pembagian tugas dan fungsi setiap biro maupun bidang, serta arah gerak organisasi selama satu periode kepengurusan. Melalui pemaparan tersebut, delegasi dari BEM FH UNDIP memperoleh gambaran mengenai sistem kerja dan mekanisme koordinasi yang diterapkan oleh BEM FH UPNVJ dalam menjalankan berbagai program dan kegiatan kemahasiswaan.

Berita Terkait :  Rapat Berkelanjutan Wakil Dekan Bidang Umum dan Keuangan Fakultas Hukum Dorong Peningkatan Efektivitas Tata Kelola Administrasi dan Layanan

Selanjutnya, BEM FH UNDIP turut memperkenalkan organisasinya melalui pemaparan grand design yang memuat struktur organisasi, tugas dan fungsi setiap departemen, serta berbagai program kerja yang menjadi fokus pengembangan kelembagaan. Sesi ini menjadi kesempatan bagi kedua lembaga untuk saling memahami karakteristik organisasi masing-masing sekaligus melihat berbagai pendekatan yang digunakan dalam mengelola organisasi kemahasiswaan di lingkungan fakultas hukum yang berbeda.

Sebagai bagian utama dari kegiatan studi banding, dilaksanakan Fun Group Discussion (FGD) yang melibatkan seluruh peserta berdasarkan bidang dan biro yang memiliki kesamaan fokus kerja. Dalam sesi ini, setiap kelompok diberikan studi kasus yang berbeda untuk dianalisis dan didiskusikan secara bersama-sama. Diskusi berlangsung secara interaktif dengan menghadirkan berbagai sudut pandang dan pengalaman yang dimiliki oleh masing-masing peserta. Hasil diskusi kemudian dituangkan dalam media yang telah disediakan dan dikreasikan semenarik mungkin sesuai dengan ide dan inovasi dari setiap kelompok. Melalui kegiatan ini, peserta tidak hanya dituntut untuk berpikir kritis dan solutif, tetapi juga mampu bekerja sama dalam tim serta mengembangkan kreativitas dalam menyampaikan gagasan.

 

Antusiasme peserta terlihat selama proses diskusi berlangsung. Berbagai ide dan solusi yang dihasilkan menunjukkan adanya kesamaan semangat dalam menghadapi tantangan organisasi kemahasiswaan yang semakin dinamis. Tidak hanya membahas persoalan internal organisasi, diskusi juga menjadi sarana untuk bertukar pengalaman mengenai strategi pelaksanaan program kerja, pengembangan sumber daya manusia, serta upaya menjaga keberlanjutan organisasi di tengah berbagai tantangan yang ada.

Berita Terkait :  Telah dibuka Pendaftaran Kelas Internasional yang diperuntukan untuk MAHASISWA BARU

Setelah seluruh kelompok menyelesaikan diskusi dan mempresentasikan hasil pemikirannya, kegiatan dilanjutkan dengan pengumuman kelompok FGD terbaik. Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi terhadap kelompok yang dinilai mampu menyajikan analisis, gagasan, dan solusi secara komprehensif serta kreatif. Momen ini menjadi bentuk penghargaan atas dedikasi, kerja sama, dan kontribusi peserta selama mengikuti rangkaian diskusi.

Sebagai penutup, dilaksanakan prosesi penyerahan plakat antara kedua lembaga. Ketua BEM FH UPNVJ, Muhammad Dzikri Sulaeman, menyerahkan plakat kepada Ketua BEM FH UNDIP, Ilman Nurfathan. Selanjutnya, Ketua BEM FH UNDIP, Ilman Nurfathan, juga menyerahkan plakat kepada Ketua BEM FH UPNVJ, Muhammad Dzikri Sulaeman. Penyerahan plakat tersebut tidak hanya menjadi simbol penghormatan dan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan studi banding, tetapi juga mencerminkan hubungan baik yang telah terjalin antara kedua lembaga.

Melalui pelaksanaan Studi Banding 1.0 ini, diharapkan terbangun hubungan yang semakin erat antara BEM FH UPNVJ dan BEM FH UNDIP. Kegiatan ini menjadi bukti bahwa kolaborasi antarlembaga kemahasiswaan dapat menjadi sarana yang efektif untuk saling belajar, bertukar pengalaman, dan memperkuat kapasitas organisasi. Dengan semangat aktualisasi asa dalam bingkai kolaborasi, kedua lembaga diharapkan mampu terus menjalin sinergi yang positif serta menghadirkan inovasi dan kontribusi yang bermanfaat bagi pengembangan organisasi kemahasiswaan maupun lingkungan akademik secara lebih luas.

Share

Contact Us

×