FH UPNVJ Perkuat Kolaborasi dengan Mitra Strategis untuk Optimalisasi Program Magang Berdampak
- Rabu, 10 Juni 2026
- HUMAS FH
- 0
akarta, 9 Juni 2026 – Fakultas Hukum Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jakarta (FH UPNVJ) terus menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan pendidikan hukum yang adaptif, inovatif, dan selaras dengan kebutuhan dunia profesi melalui penyelenggaraan Focus Group Discussion (FGD) Mitra Magang Berdampak sekaligus Sosialisasi Buku Saku Panduan Magang Berdampak yang berlangsung di Gedung Bhinneka Tunggal Ika (BTI) UPNVJ.
Kegiatan ini menjadi forum strategis yang mempertemukan sivitas akademika FH UPNVJ dengan berbagai mitra dari sektor penegakan hukum, lembaga negara, organisasi masyarakat sipil, hingga kantor hukum profesional. Hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan dari Kejaksaan Republik Indonesia, Komisi Kejaksaan Republik Indonesia, Ombudsman Republik Indonesia, firma hukum (law firm), organisasi non-pemerintah (NGO), serta berbagai kantor hukum yang selama ini menjadi mitra pembelajaran Fakultas Hukum UPNVJ.
Forum ini diselenggarakan sebagai wadah dialog konstruktif untuk menyelaraskan kebutuhan dunia kerja dengan proses pembelajaran di perguruan tinggi. Melalui kegiatan ini, FH UPNVJ tidak hanya melakukan sosialisasi teknis pelaksanaan Program Magang Berdampak, tetapi juga secara aktif menghimpun masukan dari para praktisi guna memastikan implementasi program dapat berjalan efektif, relevan, dan memberikan manfaat optimal bagi seluruh pihak yang terlibat.
Dalam sambutannya, Wakil Dekan Bidang Akademik sekaligus Pelaksana Harian Dekan Fakultas Hukum UPNVJ, Dr. Beni Harmoni Harefa, S.H., M.H., menegaskan bahwa keberhasilan Program Magang Berdampak sangat bergantung pada sinergi yang kuat antara perguruan tinggi dan mitra profesional.
Beliau menyampaikan bahwa program ini merupakan upaya nyata FH UPNVJ untuk menghadirkan pengalaman belajar yang lebih kontekstual bagi mahasiswa. Melalui program magang berbobot 20 SKS, mahasiswa diberikan kesempatan untuk terlibat secara langsung dalam aktivitas profesional, memahami budaya kerja, serta mengasah keterampilan yang dibutuhkan dalam dunia hukum yang terus berkembang.
“Kami ingin memastikan bahwa Program Magang Berdampak tidak hanya menjadi bagian dari pemenuhan kurikulum, tetapi benar-benar menjadi ruang pembelajaran yang transformatif bagi mahasiswa. Melalui Buku Saku Panduan Magang Berdampak ini, kami berupaya menyelaraskan pelaksanaan program berdasarkan masukan dan kebutuhan para mitra. Tujuan utama program ini adalah memperkenalkan dunia kerja kepada mahasiswa sekaligus mengimplementasikan teori yang diperoleh selama perkuliahan ke dalam praktik di lapangan. Kami berharap mahasiswa tidak hanya menjalankan kewajiban akademik, tetapi juga memperoleh pengalaman profesional yang bermakna dan berdampak bagi pengembangan kompetensinya,” ujar Dr. Beni.
Pada kesempatan yang sama, Ketua Program Magang Berdampak Fakultas Hukum UPNVJ, M. Rizki Yudha Prawira, S.H., M.H., menyampaikan materi sosialisasi mengenai konsep, mekanisme, serta nilai strategis Program Magang Berdampak bagi perguruan tinggi dan mitra.
Dalam paparannya, beliau menjelaskan bahwa Program Magang Berdampak merupakan implementasi pembelajaran berbasis pengalaman (experiential learning) yang dirancang untuk menggeser paradigma magang konvensional menjadi pembelajaran berbasis proyek dan penyelesaian masalah nyata. Melalui pendekatan tersebut, mahasiswa tidak lagi diposisikan sebagai pelaksana tugas administratif semata, melainkan sebagai talenta muda yang mampu berkontribusi sebagai analis hukum pemula, penyusun draf hukum, peneliti kebijakan, hingga pendukung berbagai proyek strategis sesuai kebutuhan organisasi mitra.
Beliau menjelaskan bahwa program ini memiliki landasan hukum yang kuat, antara lain Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi, Permendikbud Nomor 3 Tahun 2020 tentang Standar Nasional Pendidikan Tinggi, Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara, serta Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan. Kehadiran Program Magang Berdampak sekaligus mendukung pencapaian berbagai Indikator Kinerja Utama (IKU) perguruan tinggi, khususnya terkait pengalaman belajar mahasiswa di luar kampus, keterlibatan dosen dalam aktivitas profesional, dan penguatan kemitraan strategis dengan dunia kerja.
Lebih lanjut, M. Rizki Yudha Prawira menjelaskan bahwa perkembangan transformasi digital, perlindungan data pribadi, hukum bisnis modern, serta pemanfaatan teknologi kecerdasan artifisial (Artificial Intelligence) telah menciptakan tantangan baru dalam praktik hukum. Oleh karena itu, Program Magang Berdampak dirancang untuk menjembatani kesenjangan antara pembelajaran hukum normatif di perguruan tinggi dengan kebutuhan kompetensi praktis yang berkembang di dunia profesi.
Dalam sesi sosialisasi tersebut, para mitra juga diperkenalkan pada berbagai klaster kompetensi yang dapat menjadi ruang kontribusi mahasiswa selama magang. Pada sektor swasta, mahasiswa dapat terlibat dalam kegiatan contract drafting, legal due diligence, pemetaan kepatuhan korporasi, hingga analisis hukum bisnis digital. Sementara pada sektor pemerintahan dan lembaga publik, mahasiswa dapat berkontribusi dalam penyusunan naskah akademik, analisis kebijakan, digitalisasi regulasi, penyusunan policy brief, serta berbagai kegiatan yang mendukung tata kelola pemerintahan yang baik.
Diskusi berlangsung secara interaktif melalui sesi tanya jawab yang memberikan ruang bagi para mitra untuk menyampaikan pandangan, pertanyaan, serta masukan terkait implementasi Program Magang Berdampak. Sesi ini dipandu oleh Monica Hermala Rahayu, S.H., M.H. selaku moderator, serta menghadirkan Abdul Kholiq, S.H., M.H., Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kerja Sama Fakultas Hukum UPNVJ, bersama M. Rizki Yudha Prawira, S.H., M.H., Ketua Program Magang Berdampak Fakultas Hukum UPNVJ, sebagai narasumber.
Berbagai pertanyaan yang disampaikan mitra berfokus pada mekanisme kerja sama, sistem seleksi mahasiswa, skema pembimbingan selama magang, bentuk perlindungan mahasiswa, hingga mekanisme penilaian dan konversi capaian magang ke dalam rekognisi akademik. Para mitra juga menyampaikan harapan agar program ini mampu menghasilkan mahasiswa yang tidak hanya memiliki kemampuan akademik yang baik, tetapi juga siap beradaptasi dengan dinamika dunia kerja serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi institusi tempat mereka melaksanakan magang.
Menanggapi berbagai masukan tersebut, Abdul Kholiq menjelaskan bahwa Fakultas Hukum UPNVJ berkomitmen membangun ekosistem kemitraan yang berkelanjutan melalui penguatan koordinasi antara fakultas, dosen pembimbing lapangan, dan instansi mitra. Menurutnya, keberhasilan Program Magang Berdampak tidak hanya ditentukan oleh kesiapan mahasiswa, tetapi juga oleh kolaborasi yang erat antara seluruh pemangku kepentingan dalam mendukung proses pembelajaran mahasiswa di lapangan.
Sementara itu, M. Rizki Yudha Prawira menegaskan bahwa seluruh masukan yang disampaikan mitra akan menjadi bahan evaluasi dan penyempurnaan program. Beliau juga menjelaskan bahwa desain Program Magang Berdampak telah disusun secara fleksibel agar dapat mengakomodasi karakteristik dan kebutuhan masing-masing instansi, baik dari sektor pemerintahan, lembaga negara, organisasi masyarakat sipil, maupun sektor swasta. Dengan demikian, mahasiswa dapat memperoleh pengalaman belajar yang relevan, sedangkan mitra memperoleh manfaat dari keterlibatan mahasiswa dalam berbagai proyek dan aktivitas profesional yang dijalankan.
Melalui sesi dialog yang terbuka tersebut, tercipta kesamaan persepsi antara Fakultas Hukum UPNVJ dan para mitra mengenai tujuan, mekanisme, serta capaian yang diharapkan dari Program Magang Berdampak. Berbagai masukan konstruktif yang disampaikan dalam forum ini diharapkan dapat semakin memperkuat kualitas pelaksanaan program serta memperkokoh sinergi antara dunia pendidikan tinggi dan dunia profesi hukum.
Salah satu keunggulan Program Magang Berdampak FH UPNVJ adalah adanya integrasi antara pengalaman profesional mahasiswa dengan capaian akademik. Berbagai proyek hukum, laporan analisis, kajian kebijakan, maupun hasil kerja yang dihasilkan selama magang berpotensi dikembangkan menjadi karya ilmiah, tugas akhir, maupun skripsi yang berbasis pada persoalan nyata di lapangan.
Melalui kolaborasi yang erat dengan para mitra strategis, FH UPNVJ optimistis Program Magang Berdampak akan menjadi instrumen penting dalam mencetak lulusan yang unggul, adaptif, dan siap menghadapi tantangan profesi hukum di masa depan.
FGD Mitra Magang Berdampak ini menjadi bukti nyata komitmen FH UPNVJ dalam membangun ekosistem pembelajaran yang kolaboratif antara kampus dan dunia profesi. Dengan dukungan para mitra strategis, Fakultas Hukum UPNVJ terus berupaya menghasilkan lulusan Sarjana Hukum yang tidak hanya memiliki keunggulan akademik, tetapi juga kompetensi praktis, integritas, jiwa kepemimpinan, serta kemampuan memberikan kontribusi nyata bagi penegakan hukum dan pembangunan bangsa.
