FH UPNVJ Hadirkan Adjunct Professor UiTM Malaysia Bahas Perbandingan Hukum Perlindungan Konsumen
- Selasa, 27 Oktober 2026
- HUMAS FH UPNVJ 3
- 0
Jakarta, 27 Oktober 2026 – Fakultas Hukum Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jakarta (FH UPNVJ) menyelenggarakan Guest Lecture bagi mahasiswa Program Studi Hukum Program Sarjana dengan menghadirkan Prof. Madya Dr. Nur Ezan Rahmat, Dekan Fakultas Hukum Universiti Teknologi MARA (UiTM), Malaysia. Kegiatan yang berlangsung pada Selasa (27/10/2026), pukul 09.30–10.30 WIB di Ruang 306 FH UPNVJ ini mengangkat tema “Consumer Protection Law in Malaysia & Indonesia” dengan fokus pada perbandingan kerangka hukum perlindungan konsumen dan mekanisme penyelesaian sengketa di kedua negara.
Kegiatan ini menjadi bagian dari penguatan wawasan akademik mahasiswa melalui pembelajaran yang menghadirkan perspektif hukum lintas negara. Melalui pendekatan perbandingan hukum, mahasiswa diajak memahami bagaimana Indonesia dan Malaysia mengatur perlindungan konsumen, menjamin pemenuhan hak konsumen, serta menyediakan mekanisme penyelesaian sengketa dalam menghadapi dinamika perdagangan dan perkembangan sektor jasa.
Dalam pemaparannya, Prof. Madya Dr. Nur Ezan Rahmat menguraikan kerangka hukum perlindungan konsumen di Malaysia berdasarkan Consumer Protection Act 1999. Pembahasan mencakup berbagai aspek penting, mulai dari hak-hak konsumen, praktik perdagangan yang menyesatkan, ketentuan kontrak yang tidak adil, hingga mekanisme penyelesaian pengaduan melalui Tribunal for Consumer Claims Malaysia.
Materi kemudian diarahkan pada perbandingan dengan sistem perlindungan konsumen di Indonesia yang berlandaskan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen. Dalam konteks tersebut, turut dibahas keberadaan Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen (BPSK) sebagai salah satu lembaga yang berperan dalam menangani sengketa antara konsumen dan pelaku usaha.
Melalui perbandingan kedua sistem hukum tersebut, mahasiswa memperoleh gambaran mengenai persamaan dan perbedaan pengaturan perlindungan konsumen di Indonesia dan Malaysia, termasuk mekanisme pengaduan dan pemulihan hak konsumen. Kajian ini memberikan pemahaman bahwa meskipun kedua negara memiliki kerangka regulasi dan kelembagaan yang berbeda, perlindungan terhadap konsumen tetap menjadi aspek penting dalam mewujudkan hubungan perdagangan yang adil dan memberikan kepastian hukum bagi para pihak.
Selain membahas perlindungan konsumen secara umum, perkuliahan ini juga memperkenalkan perkembangan penyelesaian sengketa konsumen di sektor jasa keuangan. Pembahasan tersebut relevan dengan dinamika layanan keuangan yang terus berkembang dan menghadirkan tantangan baru dalam perlindungan hak konsumen. Dengan demikian, mahasiswa dapat melihat keterkaitan antara perkembangan aktivitas ekonomi, kebutuhan mekanisme penyelesaian sengketa yang efektif, dan peran hukum dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat.
Penyelenggaraan Guest Lecture ini menjadi salah satu upaya FH UPNVJ dalam memperkaya proses pembelajaran melalui keterlibatan akademisi internasional. Kehadiran narasumber dari UiTM Malaysia memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk memperoleh perspektif komparatif secara langsung sekaligus memperluas pemahaman terhadap perkembangan sistem hukum di kawasan regional.
Melalui kegiatan ini, FH UPNVJ terus mendorong pengembangan pembelajaran hukum yang terbuka terhadap perspektif internasional, kritis terhadap perkembangan regulasi, dan responsif terhadap persoalan hukum kontemporer. Diharapkan, mahasiswa tidak hanya memahami pengaturan perlindungan konsumen di Indonesia, tetapi juga mampu mengembangkan wawasan perbandingan hukum sebagai bekal dalam menganalisis berbagai persoalan hukum di tingkat nasional maupun internasional.
