FH UPNVJ – Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jakarta (UPNVJ) turut berkontribusi dalam kegiatan Sustainable Village Baduy Luar 2026 yang dilaksanakan pada 22–27 Juli 2026 di Desa Kanekes, Kecamatan Leuwidamar, Kabupaten Lebak, Banten. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang diinisiasi oleh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) UPNVJ tersebut mengusung semangat pemberdayaan masyarakat secara berkelanjutan melalui penguatan kapasitas di bidang pendidikan, sosial, ekonomi, kesehatan, dan lingkungan.

Pelaksanaan Sustainable Village Baduy Luar 2026 melibatkan kolaborasi tujuh fakultas di lingkungan UPNVJ dengan program dan kontribusi yang disesuaikan dengan bidang keilmuan masing-masing. Dengan pendekatan lintas disiplin tersebut, kegiatan tidak hanya berfokus pada pemberian edukasi, tetapi juga diarahkan untuk mendukung peningkatan kapasitas dan potensi masyarakat Baduy Luar secara berkelanjutan.

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Fakultas Hukum UPNVJ berkolaborasi dengan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) melalui Program Pengembangan Pendidikan yang dilaksanakan di Kampung Kaduketug 1, Kaduketug 2, dan Kaduketug 3. Program ini menjadi salah satu bentuk kontribusi kedua fakultas dalam mendukung penguatan pendidikan anak sekaligus peningkatan kapasitas komunikasi masyarakat, khususnya pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Seluruh rangkaian program dikoordinasikan oleh Yenia Lusiana Fitriani Manalu.

Fakultas Hukum UPNVJ turut berpartisipasi melalui tiga mahasiswa Program Studi S1 Hukum, yaitu Exel Rose, Natasya Christy Angelina Tambunan, dan Nayla Rachma Abdullah. Bersama delegasi FISIP, para mahasiswa terlibat secara langsung dalam pelaksanaan kegiatan edukasi, pendampingan, serta interaksi dengan masyarakat selama program berlangsung

Berita Terkait :  Evaluasi Lapangan Virtual Usul Pembukaan Program Studi Hukum Program Doktor Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jakarta

Salah satu kegiatan utama ditujukan kepada anak-anak Baduy Luar berusia 5–12 tahun. Pembelajaran dilaksanakan selama tiga hari dengan memanfaatkan Smart Box sebagai media pembelajaran interaktif. Materi diberikan secara bertahap dengan mengangkat isu yang dekat dengan kehidupan sehari-hari, meliputi ekosistem hutan, pemilahan sampah, serta Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).

Untuk menciptakan suasana belajar yang menarik dan partisipatif, setiap sesi juga dipadukan dengan kegiatan kreatif. Anak-anak diajak membuat ecoprint, mengolah sampah plastik menjadi tempat pensil, serta mengikuti kegiatan penampilan dan bernyanyi bersama pada hari terakhir.

Antusiasme anak-anak menjadi salah satu respons positif terhadap pelaksanaan program tersebut. Selama tiga hari kegiatan, tercatat sebanyak 111 partisipasi anak, jauh melampaui target awal sebanyak 45 peserta. Tingginya partisipasi menunjukkan bahwa pendekatan pembelajaran yang menggabungkan materi edukasi dengan aktivitas kreatif dapat diterima dengan baik dan mampu menarik minat anak-anak untuk mengikuti kegiatan secara aktif.

Selain menyasar anak-anak, program juga memberikan perhatian terhadap peningkatan kapasitas masyarakat, khususnya pelaku UMKM. Sebanyak 10 masyarakat Baduy Luar mengikuti sosialisasi mengenai public speaking dan komunikasi digital. Materi diarahkan pada kebutuhan praktis masyarakat dalam menyampaikan informasi mengenai produk, membangun komunikasi yang lebih percaya diri dengan konsumen, serta memanfaatkan media digital secara tepat untuk mendukung pengenalan dan pemasaran usaha.

Berita Terkait :  NCOLS FH UPNVJ 2025: Dr. Kris Wijoyo Soepandji Soroti Keterkaitan Pertahanan, Keamanan, dan Kesejahteraan dalam Pengembangan Hukum E-Commerce

Keterlibatan masyarakat dalam kegiatan tersebut menunjukkan bahwa program tidak hanya memberikan pengetahuan secara satu arah, tetapi juga membuka ruang interaksi antara mahasiswa dan masyarakat. Melalui proses pendampingan dan diskusi, peserta dapat menyampaikan kebutuhan serta pengalaman mereka, sementara mahasiswa memperoleh kesempatan untuk memahami secara langsung kondisi dan karakteristik masyarakat di wilayah Baduy Luar.

Respons positif tersebut menjadi bagian penting dari pelaksanaan Sustainable Village Baduy Luar 2026. Tingginya partisipasi anak dalam kegiatan pendidikan serta keterlibatan masyarakat dalam sosialisasi komunikasi menunjukkan adanya penerimaan terhadap program yang dirancang berdasarkan kebutuhan masyarakat. Hal ini sekaligus memperlihatkan bahwa pendekatan kolaboratif lintas fakultas dapat memperluas bentuk kontribusi perguruan tinggi dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat.

Melalui Sustainable Village Baduy Luar 2026, UPNVJ berupaya menghadirkan kontribusi yang tidak berhenti pada pelaksanaan kegiatan, tetapi diarahkan pada penguatan kapasitas masyarakat. Kolaborasi tujuh fakultas dengan bidang kontribusi yang beragam menjadi bagian dari upaya UPNVJ untuk mendukung pemberdayaan masyarakat Baduy Luar melalui pendekatan pendidikan, sosial, ekonomi, kesehatan, dan lingkungan yang berkelanjutan.

Bagi Fakultas Hukum UPNVJ, keterlibatan dalam program ini menjadi wujud kontribusi mahasiswa dalam mengimplementasikan pengetahuan dan keterampilan di tengah masyarakat. Kolaborasi bersama FISIP sekaligus memperkuat peran pendidikan tinggi dalam menghadirkan program pengabdian yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat serta mendorong terbentuknya kapasitas masyarakat yang lebih mandiri dan berkelanjutan.

Share
Tags:

Contact Us

×