PANGKALPINANG – Badan Kerjasama (BKS) Dekan Fakultas Hukum Perguruan Tinggi Negeri (PTN) Wilayah Barat resmi menggelar Rapat Tahunan yang berlangsung pada tanggal 16–18 Juli 2026. Bertempat di Swiss-Belhotel Pangkalpinang, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, forum strategis ini dihadiri oleh para Dekan dan delegasi Fakultas Hukum PTN dari seluruh wilayah barat Indonesia dengan misi memperkuat sinergi, meningkatkan mutu pendidikan tinggi hukum, serta merumuskan program kerja inovatif demi mencetak lulusan yang berdaya saing global.

Rangkaian acara dibuka dengan sambutan hangat dari Dekan Fakultas Hukum Universitas Bangka Belitung (FH UBB) selaku tuan rumah penyelenggara, Dr. Jeane Darc Noviayanti Manik, S.H., M.Hum. Dalam orientasinya, Dr. Jeane menyampaikan apresiasi yang mendalam atas kehadiran para pimpinan institusi hukum tersebut. Ia menegaskan bahwa forum ini memegang peran krusial dalam menelurkan rekomendasi-rekomendasi taktis untuk merespons dinamika zaman.

“Kami berharap forum ini tidak hanya menjadi wadah silaturahmi, tetapi mampu menghasilkan berbagai rekomendasi strategis yang dapat mempererat kolaborasi antar-fakultas hukum. Bersama-sama, kita harus siap menghadapi tantangan pendidikan tinggi di era transformasi digital dan globalisasi,” ujar Dr. Jeane.

Berita Terkait :  MoU Follow-up, UPNVJ Delegation Visits Perdana University Malaysia

Pentingnya koordinasi di tingkat makro juga ditegaskan oleh Ketua BKS Dekan Fakultas Hukum PTN se-Indonesia, Dahliana Hasan, S.H., M.Tax., Ph.D. Dalam sambutannya, beliau memaparkan peran vital BKS sebagai jangkar koordinasi nasional guna memacu implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi—baik dalam aspek pendidikan, penelitian, maupun pengabdian kepada masyarakat. Menurutnya, kesolidan yang terbangun di tingkat wilayah akan menjadi fondasi kuat bagi kontribusi nyata Fakultas Hukum PTN terhadap pembangunan hukum nasional.

Menyambung hal tersebut, Ketua BKS Dekan Fakultas Hukum PTN Wilayah Barat, Dr. Suherman, S.H., LL.M., menguraikan peta jalan pembongkaran agenda kerja dalam rapat kali ini. Beberapa isu utama yang akan digodok secara mendalam meliputi penguatan tata kelola (good governance) pendidikan hukum, pengembangan kurikulum yang relevan dengan kebutuhan industri, akselerasi akreditasi, kolaborasi riset lintas instansi, hingga peningkatan kemitraan strategis di level nasional maupun internasional.

Secara resmi, kegiatan akbar ini dibuka oleh Rektor Universitas Bangka Belitung, Prof. Dr. Ibrahim, M.Si. Melalui arahannya, Prof. Ibrahim menyampaikan bahwa penunjukan FH UBB sebagai tuan rumah merupakan sebuah kehormatan besar sekaligus momentum emas bagi universitas untuk memperluas dan memperkuat jejaring akademik antarkerabat perguruan tinggi negeri. Ia optimis bahwa output dari pertemuan ini akan membawa dampak positif yang masif bagi peta jalan pendidikan hukum di Indonesia.

Berita Terkait :  Wadek 1 FH UPNVJ Jadi Narasumber Nasional pada Pelatihan Implementasi KUHAP Baru bagi Hakim Seluruh Indonesia

Peluncuran “Buku Dekan Tahun 2026”

Salah satu puncak acara yang menjadi daya tarik utama dalam pembukaan rapat ini adalah peluncuran (launching) secara resmi Buku Dekan Tahun 2026. Penerbitan karya kolektif ini merupakan simbol komitmen nyata serta manifestasi pemikiran, pengalaman, dan kontribusi akademik para dekan Fakultas Hukum PTN dalam mengawal perkembangan hukum nasional. Buku ini diproyeksikan menjadi referensi utama dan sumber literatur yang berharga bagi sivitas akademika, praktisi hukum, hingga para pemangku kepentingan (stakeholders).

Rangkaian kegiatan Rapat BKS Dekan Fakultas Hukum PTN Wilayah Barat akan berlangsung hingga 18 Juli 2026 dengan agenda seminar nasional, rapat pembahasan program kerja, diskusi strategis, serta penyusunan rekomendasi yang diharapkan mampu memperkuat kerja sama antarfakultas hukum PTN di wilayah barat Indonesia dan mendukung kemajuan pendidikan hukum nasional.

Share

Contact Us

×