Dokumentasi Kegiatan BEM FH

Jakarta – Dalam rangka memperingati International Women’s Day 2026, Departemen Pemberdayaan Perempuan dan Kesetaraan Gender Bidang Kemahasiswaan BEM Fakultas Hukum UPN Veteran Jakarta menyelenggarakan webinar bertajuk “Benalu Victim Blaming, Korban Disiksa Dua Kali” pada Minggu, 15 Maret 2026 secara daring melalui Zoom Meeting.

Kegiatan ini diikuti oleh 186 peserta yang antusias mengikuti jalannya acara. Webinar ini tidak hanya menjadi ajang peringatan Hari Perempuan Sedunia, tetapi juga menjadi ruang edukasi untuk meningkatkan kesadaran terkait praktik victim blaming yang masih sering terjadi di masyarakat, khususnya dalam kasus kekerasan berbasis gender.

Berita Terkait :  𝗙𝗼𝗰𝘂𝘀 𝗚𝗿𝗼𝘂𝗽 𝗗𝗶𝘀𝗰𝘂𝘀𝘀𝗶𝗼𝗻 𝗙𝗮𝗸𝘂𝗹𝘁𝗮𝘀 𝗛𝘂𝗸𝘂𝗺 𝗨𝗣𝗡𝗩𝗝 𝗱𝗲𝗻𝗴𝗮𝗻 𝗔𝗦𝗣𝗘𝗥𝗛𝗨𝗣𝗜𝗞𝗜

Hadir sebagai narasumber, Rosalia Dika Agustanti, S.H., M.H., yang menyampaikan bahwa korban kekerasan kerap mengalami penderitaan berlapis. Selain menghadapi dampak dari peristiwa yang dialami, korban juga harus berhadapan dengan stigma, penilaian, dan penghakiman dari lingkungan sekitar yang justru menyalahkan mereka.

Dalam pemaparannya, dijelaskan bahwa sikap victim blaming dapat memperparah luka korban, seolah membuat mereka “disiksa untuk kedua kalinya”. Oleh karena itu, penting bagi masyarakat untuk memahami dampak negatif dari perilaku tersebut serta mulai membangun empati dan keberpihakan kepada korban.

Berita Terkait :  Pengujian Kalimat "Hut Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia", Dr. Taufiqurrohman Syahuri, S.H., M.H. memberikan Keterangan Ahli di Sidang Mahkamah Konstitusi RI

Webinar berlangsung interaktif dengan sesi diskusi dan tanya jawab yang memberikan kesempatan bagi peserta untuk bertukar pandangan. Melalui kegiatan ini, diharapkan peserta mampu mengenali berbagai bentuk victim blaming, menumbuhkan empati terhadap korban, serta mendorong terciptanya lingkungan yang lebih aman, adil, inklusif, dan bebas dari stigma.

Share

Contact Us

×