Jakarta, 28 November 2025

Kegiatan magang di PT Pertamina Bina Medika Indonesia Health Corporation (PBM IHC) memberikan pengalaman langsung bagi mahasiswa Fakultas Hukum UPN “Veteran” Jakarta dalam memahami penerapan hukum perusahaan dan tata kelola korporasi secara nyata di lingkungan Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Selama pelaksanaan magang, mahasiswa ditempatkan pada dua fungsi utama, yaitu Fungsi Legal Counsel dan Fungsi Corporate Secretary, yang memiliki peran sentral dalam memastikan kepatuhan hukum, mengelola dokumen legal, serta mendukung proses pengambilan keputusan strategis di perusahaan.

Pada penempatan di Fungsi Legal Counsel, mahasiswa terlibat dalam berbagai kegiatan yang berkaitan dengan analisis hukum dan dokumentasi legal. Mahasiswa mempelajari struktur hukum perusahaan melalui telaah terhadap kontrak bisnis, serta analisis dokumen gugatan. Melalui aktivitas tersebut, mahasiswa memperoleh pemahaman mengenai implementasi Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas dan berbagai ketentuan lain yang menjadi dasar operasional PBM IHC. Selain menjalankan kegiatan teknis, mahasiswa juga mengikuti rapat internal yang membahas permasalahan hukum perusahaan, termasuk koordinasi penyelesaian sengketa kontraktual dengan pihak eksternal dan diskusi mengenai aspek legal dalam rencana investasi anak perusahaan. Keterlibatan dalam kegiatan tersebut memberikan gambaran nyata mengenai fungsi Legal Counsel sebagai pengawal kepatuhan hukum perusahaan dan pendukung keputusan korporasi yang berorientasi pada mitigasi risiko hukum.

Berita Terkait :  Diskusi Strategi Kebijakan Standar Layanan Bantuan Hukum Dan Implementasinya Dalam Praktek Di Lapangan
Menganalisis perkara yang diterima PT PBM IHC untuk digunakan sebagai bahan eksepsi.
Menganalisis Pedoman AP PT PBM IHC yang sedang berlaku, hasil analisis digunakan untuk pembaharuan Pedoman dikarenakan sudah tidak relevan dengan peraturan yang baru.

Setelah menyelesaikan penugasan awal di bidang legal, mahasiswa kemudian ditempatkan di Fungsi Corporate Secretary yang berfokus pada tata kelola perusahaan dan hubungan kelembagaan. Pada fungsi ini, mahasiswa mendapatkan pemahaman mendalam mengenai penyelarasan pedoman tata kelola perusahaan, khususnya pedoman anak perusahaan, dengan ketentuan internal, Anggaran Dasar, serta peraturan-peraturan yang diterbitkan oleh regulator, seperti Peraturan Menteri BUMN. Mahasiswa juga diberi tanggung jawab untuk melakukan kajian terhadap ketentuan ketenagakerjaan melalui telaah Perjanjian Kerja Bersama (PKB) yang dikaitkan dengan studi kasus mutasi pegawai, sehingga membuka pemahaman terhadap dinamika hukum ketenagakerjaan di lingkungan perusahaan.

Selain itu, mahasiswa mendalami aspek hukum terkait Perlindungan Data Pribadi dengan merujuk pada Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2022 tentang Perlindungan Data Pribadi. Pemahaman ini diperlukan karena PBM IHC merupakan perusahaan yang bergerak dalam sektor kesehatan dan mengelola data pribadi pasien serta data internal korporasi yang memerlukan tingkat kerahasiaan tinggi. Melalui penugasan ini, mahasiswa memahami bagaimana prinsip hukum perlindungan data pribadi diterapkan dalam penyusunan laporan, pelaksanaan administrasi, dan pengelolaan dokumen internal.

Berita Terkait :  Tim Penelitian FH UPNVJ Bersama dengan Dosen UBL dan STAN melaksanakan FGD Desain Kewajiban Penyelenggaran dan Peserta Pemilu Dalam Pemenuhan Hak Politik Penyandang Disabilitas di Kota Surakarta

Pada fase akhir pelaksanaan magang, mahasiswa kembali ke Fungsi Legal Counsel untuk menyelesaikan beberapa tugas lanjutan, termasuk penyusunan materi presentasi legal untuk kebutuhan internal, pendampingan rapat berkaitan dengan litigasi, serta penyelesaian Draft Pedoman Mekanisme Pemilihan dan Penunjukan Mediator dan Ahli yang kemudian disahkan sebagai salah satu instrumen resmi kebijakan perusahaan. Peran ini menunjukkan bahwa mahasiswa tidak hanya melakukan aktivitas administratif, tetapi juga berkontribusi pada penyusunan kebijakan internal perusahaan yang memiliki fungsi operasional dan pengaturan prosedural.

Melalui pengalaman tersebut, mahasiswa memperoleh pemahaman praktis mengenai hubungan antara teori hukum yang dipelajari dalam perkuliahan dengan penerapan hukum di lingkungan kerja profesional. Seluruh kegiatan magang ini juga memperkuat kemampuan komunikasi profesional, cara berpikir analitis dalam konteks bisnis, dan pemahaman mengenai penerapan prinsip Good Corporate Governance (GCG) dalam proses operasional perusahaan. Dengan demikian, kegiatan magang ini menjadi sarana pembelajaran yang komprehensif bagi mahasiswa hukum dalam mempersiapkan diri memasuki dunia kerja profesional, khususnya pada bidang hukum korporasi dan tata kelola perusahaan.

Share

Contact Us

×