Dalami Ilmu Forensik, Mahasiswa Magister Hukum UPNVJ Kunjungi Puslabfor Bareskrim Polri
- Jumat, 23 Oktober 2026
- HUMAS FH
- 0
Pada Rabu, 21 Oktober 2026, sebanyak 19 mahasiswa Program Studi Magister Hukum Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta (UPNVJ) melaksanakan kegiatan studi lapangan (field study) di Pusat Laboratorium Forensik Badan Reserse Kriminal Kepolisian Negara Republik Indonesia (Puslabfor Bareskrim Polri). Kegiatan ini merupakan bagian dari mata kuliah Hukum Forensik dan Pembuktian Ilmiah yang diampu oleh Dr. Handar Subhandi Bakhtiar, S.H., M.H., M.Tr.Adm.Kes., DipFS., serta mata kuliah Tindak Pidana Kontemporer yang diampu oleh Dr. Beniharmoni Harefa, S.H., LL.M.
Kunjungan studi lapangan mahasiswa Magister Hukum Pidana di fasilitas Laboratorium Forensik Sentul diterima langsung oleh Kasubbagsumda Sekretariat Puslabfor Bareskrim Polri, AKBP Nurkolis, S.T., S.H., M.M., dan Kasubbagstandmut Puslabfor, AKBP Erik Rezakola, S.T., M.T., M.Sc., yang turut memaparkan materi tentang makna logo, tupoksi, struktur organisasi, area pelayanan, akreditasi dan forensik, serta kaitan KUHAP dengan Puslabfor Bareskrim Polri.
Dalam kunjungan ini, mahasiswa berkesempatan melihat langsung proses kerja dan melakukan tanya jawab di berbagai laboratorium. Fasilitas yang dikunjungi meliputi Bidang Dokumen dan Uang Palsu Forensik, Bidang Balistik Metalurgi Forensik, Bidang Fisika Komputer Forensik, Bidang Kimia Biologi Forensik, serta Bidang Narkotika, Psikotropika, dan Zat Adiktif Forensik. Secara keseluruhan, operasional Puslabfor Sentul didukung oleh 148 pegawai.
Kunjungan ini sekaligus mengukuhkan komitmen Program Studi Magister Hukum UPNVJ dalam menjembatani dunia kampus dengan kebutuhan masyarakat dan penegak hukum. Dengan menerapkan metode pembelajaran berbasis praktik, mahasiswa tidak hanya duduk sebagai pengamat pasif, melainkan dilibatkan secara aktif untuk berkontribusi membedah persoalan hukum yang terjadi secara nyata.
Suripno Marwanto selaku perwakilan Mahasiswa Magister Hukum mengatakan, studi lapangan ini memberikan pengalaman berharga bagi mahasiswa. Kegiatan tersebut dinilai mampu memperkuat riset akademis terkait validitas pembuktian hukum, sekaligus memetakan kendala riil di lapangan sebagai landasan perumusan reformasi kebijakan di masa depan.
Apresiasi senada turut disampaikan oleh pihak Puslabfor Bareskrim Polri atas kunjungan edukasi dari mahasiswa Magister Hukum UPNVJ. Melalui kunjungan ini, Puslabfor berharap wawasan dan pengetahuan mahasiswa mengenai peran laboratorium forensik dapat semakin luas. Lebih dari itu, kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat sinergi antara institusi pendidikan dan Polri dalam mewujudkan penegakan hukum yang profesional, ilmiah, dan berkeadilan di Indonesia.
Dinamika diskusi terbangun sangat interaktif antara mahasiswa dan pihak Puslabfor Bareskrim Polri. Berbagai pertanyaan yang diajukan oleh mahasiswa merupakan representasi dari hasil diskusi dan analisis intensif selama masa perkuliahan. Materi yang didalami secara spesifik mencakup perkembangan ilmu forensik, urgensi pembuktian ilmiah, serta proses pengujian pembuktian tindak pidana kontemporer melalui fasilitas laboratorium. Tingginya antusiasme dan keterlibatan proaktif para peserta dalam membedah berbagai studi kasus ini sekaligus membuktikan bahwa metode pembelajaran di luar kelas sangat efektif dalam menstimulasi daya kritis dan ketajaman analisis hukum mahasiswa.
Usai pelaksanaan studi lapangan, para mahasiswa diwajibkan merumuskan sebuah laporan analisis sebagai bentuk tindak lanjut akademis. Laporan ini secara spesifik akan membedah peran alat bukti forensik dan pembuktian ilmiah berdasarkan bidang keilmuannya masing-masing. Hasil kajian tersebut diharapkan mampu menguraikan bagaimana metode pembuktian ilmiah diterapkan secara presisi untuk merespons tantangan kejahatan kontemporer saat ini.
Kunjungan ke Puslabfor Bareskrim Polri ini menjadi bukti nyata bahwa ruang kelas terbaik bagi calon ahli hukum bukanlah yang dibatasi oleh tembok kampus, melainkan yang bersentuhan langsung dengan denyut nadi penegakan hukum di lapangan. Melalui pengamalan tersebut, kolaborasi strategis antara UPNVJ dan Polri ini diharapkan dapat terus berlanjut sebagai langkah krusial dalam mencetak lulusan yang tidak hanya tangguh secara teoretis, tetapi juga cakap mengawal sistem peradilan berbasis pembuktian ilmiah.
