FH UPNVJ dan FHIS Undiksha Perkuat Kolaborasi Akademik melalui Kerja Sama Strategis, Program Kampus Berdampak, dan Tracer Study
- Rabu, 14 Oktober 2026
- HUMAS FH UPNVJ 3
- 0
Jakarta, 9 Oktober 2026 — Fakultas Hukum Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jakarta (FH UPNVJ) dan Fakultas Hukum dan Ilmu Sosial Universitas Pendidikan Ganesha (FHIS Undiksha) memperkuat sinergi kelembagaan melalui kegiatan penandatanganan perjanjian kerja sama, pembahasan Program Kampus Berdampak, dan penguatan pelaksanaan tracer study. Kegiatan yang berlangsung di FHIS Universitas Pendidikan Ganesha di Jalan Udayana No. 11, Singaraja, Buleleng, Bali. Kegiatan ini dihadiri oleh Dekan FH UPNVJ, Dr. Suherman, serta jajaran dekanat FHIS Undiksha.
Pertemuan ini menjadi bagian dari upaya strategis kedua institusi dalam memperkuat kolaborasi akademik, meningkatkan mutu penyelenggaraan pendidikan tinggi, serta mengembangkan kemitraan yang berorientasi pada peningkatan kualitas lulusan dan kontribusi perguruan tinggi bagi masyarakat.
Agenda penandatanganan perjanjian kerja sama menjadi landasan penting bagi pengembangan hubungan kelembagaan antara kedua fakultas. Kerja sama ini diharapkan dapat membuka ruang kolaborasi yang lebih luas dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat, sekaligus mendorong pengembangan program akademik yang relevan dengan dinamika hukum dan kebutuhan masyarakat.
Selain penguatan kerja sama kelembagaan, kedua fakultas membahas pengembangan Program Kampus Berdampak sebagai pendekatan untuk memperkuat keterhubungan antara proses pembelajaran di perguruan tinggi dan persoalan nyata di masyarakat. Dalam konteks pendidikan tinggi hukum, pendekatan ini memiliki relevansi strategis untuk mendorong mahasiswa mengembangkan kompetensi akademik, kemampuan analisis hukum, serta kepekaan terhadap persoalan sosial dan kebutuhan masyarakat.
Melalui kolaborasi antarfakultas, program tersebut diharapkan dapat dikembangkan dalam berbagai bentuk kegiatan akademik yang memberikan pengalaman pembelajaran kontekstual bagi mahasiswa. Dengan demikian, pelaksanaan pendidikan tinggi tidak hanya berorientasi pada pencapaian kompetensi akademik, tetapi juga pada pembentukan lulusan yang adaptif, profesional, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan masyarakat.
Agenda berikutnya adalah pembahasan tracer study sebagai instrumen evaluasi untuk menilai relevansi pendidikan tinggi dengan kebutuhan dunia kerja dan perkembangan profesi. Penguatan pelaksanaan tracer study menjadi penting dalam menyediakan informasi mengenai transisi lulusan ke dunia kerja, kesesuaian kompetensi lulusan dengan kebutuhan pengguna, serta masukan bagi pengembangan kurikulum dan peningkatan kualitas pembelajaran.
Pemanfaatan hasil tracer study secara sistematis diharapkan dapat mendukung proses evaluasi dan pengembangan akademik berbasis data. Informasi yang diperoleh dari alumni dan pengguna lulusan dapat menjadi salah satu dasar bagi fakultas dalam menyusun strategi peningkatan mutu pendidikan, memperkuat relevansi kompetensi lulusan, serta merespons perubahan kebutuhan profesi hukum.
Kehadiran Dekan FH UPNVJ dan jajaran dekanat FHIS Undiksha dalam kegiatan ini mencerminkan pentingnya komitmen pimpinan fakultas dalam membangun kemitraan akademik yang terarah dan berkelanjutan. Kolaborasi antarinstitusi tidak hanya menjadi sarana memperluas jejaring kelembagaan, tetapi juga merupakan langkah strategis untuk mendorong pertukaran pengalaman, pengembangan inovasi pembelajaran, dan peningkatan kualitas tata kelola pendidikan tinggi.
Melalui kegiatan ini, FH UPNVJ dan FHIS Undiksha diharapkan dapat menindaklanjuti kerja sama yang telah dibangun melalui program-program konkret, terukur, dan berkelanjutan. Sinergi tersebut diharapkan mampu memperkuat kontribusi kedua institusi dalam pengembangan pendidikan tinggi hukum dan sosial yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat, perkembangan ilmu pengetahuan, serta tantangan pembangunan nasional.
Kerja sama ini sekaligus menegaskan pentingnya kolaborasi antarperguruan tinggi sebagai bagian dari upaya meningkatkan daya saing institusi, memperkuat kualitas lulusan, dan mewujudkan pendidikan tinggi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga berdampak bagi masyarakat.
