Fakultas Hukum Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jakarta (FH UPNVJ) terus mempersiapkan pengembangan pendidikan hukum berorientasi internasional melalui rencana pembukaan Kelas Internasional pada Program Studi Hukum Program Sarjana. Sebagai bagian dari proses persiapan tersebut, FH UPNVJ melakukan benchmarking ke Fakultas Hukum Universitas Airlangga (FH UNAIR) untuk memperoleh gambaran mengenai penyelenggaraan program pendidikan hukum internasional.

Kegiatan benchmarking ini dilakukan untuk mempelajari pengalaman FH UNAIR dalam mengembangkan International Undergraduate Program (IUP), khususnya terkait dengan pengelolaan kelas internasional, pengembangan kurikulum, kesiapan mahasiswa, serta penyelenggaraan program mobilitas dan kerja sama akademik internasional.

Langkah tersebut sekaligus melanjutkan proses internasionalisasi yang telah berjalan di FH UPNVJ. Saat ini, FH UPNVJ telah memiliki kelas Pengantar Bahasa Inggris yang memberikan pengalaman pembelajaran dengan penggunaan bahasa Inggris dan menjadi salah satu fondasi dalam mempersiapkan mahasiswa untuk lingkungan akademik yang lebih internasional.

Internasionalisasi di FH UPNVJ juga telah diwujudkan melalui kegiatan student exchange, baik inbound maupun outbound. FH UPNVJ telah menerima mahasiswa inbound dari Kazakhstan, sekaligus memberikan kesempatan kepada mahasiswa FH UPNVJ untuk mengikuti program exchange outbound ke Kazakhstan.

Berita Terkait :  Rianda Dirkareshza Bahas Potensi Hak Kekayaan Intelektual dalam Penguatan Ekonomi Daerah Kota Depok

Pengalaman tersebut menjadi modal penting bagi FH UPNVJ untuk mengembangkan bentuk internasionalisasi yang lebih terstruktur melalui pembukaan Kelas Internasional. Dengan demikian, program yang dipersiapkan tidak berdiri sendiri, melainkan merupakan pengembangan dari berbagai aktivitas internasional yang telah berjalan di lingkungan Fakultas Hukum.

Dalam kunjungan ke FH UNAIR, diperoleh berbagai informasi mengenai pengembangan IUP yang telah dimulai melalui penyelenggaraan English Class pada 2017, sebelum kemudian berkembang menjadi IUP pada 2018. Pengalaman tersebut memberikan referensi mengenai tahapan pengembangan program internasional dari kelas berbahasa Inggris menuju program pendidikan yang memiliki orientasi internasional secara lebih komprehensif.

Salah satu aspek yang menjadi perhatian dalam benchmarking adalah bagaimana program internasional memberikan international exposure kepada mahasiswa. FH UNAIR mengembangkan berbagai skema, antara lain student exchange, double degree, dan fast track, yang memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk memperoleh pengalaman akademik di perguruan tinggi mitra di luar negeri.

Berita Terkait :  Dr. Muthia Sakti Ungkap Pertumbuhan E-Commerce Indonesia dalam Seminar NCOLS FH UPNVJ

Pengalaman FH UNAIR tersebut menjadi salah satu referensi bagi FH UPNVJ dalam merumuskan model Kelas Internasional yang sesuai dengan karakteristik dan kebutuhan Fakultas. Pengembangan program diarahkan agar internasionalisasi tidak hanya tercermin dari penggunaan bahasa Inggris dalam proses pembelajaran, tetapi juga melalui penguatan jejaring kerja sama internasional, mobilitas mahasiswa, serta pengalaman akademik lintas negara.

Melalui kegiatan benchmarking ini, FH UPNVJ diharapkan dapat memperoleh perspektif dan praktik baik yang dapat diadaptasi dalam mempersiapkan pembukaan Kelas Internasional. Pengembangan tersebut menjadi bagian dari komitmen Fakultas Hukum untuk memperluas akses mahasiswa terhadap pengalaman pendidikan hukum dalam lingkungan akademik global serta meningkatkan daya saing lulusan di tingkat internasional.

Share
Tags:

Contact Us

×