Mahasiswa FH UPNVJ Perkuat Identitas Bela Negara lewat Magang Kampus Merdeka di Pengadilan Militer III-4 Denpasar
- Sabtu, 30 Agustus 2025
- HUMAS FH
- 0

Program Studi Hukum Program Sarjana Fakultas Hukum Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jakarta (UPNVJ) kembali menunjukkan komitmennya dalam memperluas implementasi Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM). Salah satu bentuk nyata adalah penempatan mahasiswa di lembaga hukum strategis, termasuk di lingkungan peradilan militer yang memiliki peran penting dalam menjaga kedisiplinan prajurit TNI.
Raudhan Nayyaka Syukrillah, mahasiswa Prodi Hukum Program Sarjana, saat ini tengah menjalani program magang di Pengadilan Militer III-14 Denpasar. Kegiatan ini menjadi pengalaman berharga bagi mahasiswa untuk mengenal lebih dekat mekanisme penegakan hukum militer yang memiliki karakteristik berbeda dengan peradilan umum.
Selama magang, Raudhan dijadwalkan mengikuti rotasi di tiga bagian utama, yaitu Kesekretariatan, Kepaniteraan, dan Kehakiman. Melalui sistem rolling ini, mahasiswa mendapatkan pengalaman komprehensif mulai dari pengelolaan administrasi perkara, tata laksana persidangan, hingga memahami langsung peran hakim militer dalam menegakkan disiplin dan profesionalisme prajurit TNI.
Ketua Program Studi Hukum Program Sarjana FH UPNVJ, dalam keterangannya, menegaskan bahwa penempatan mahasiswa di pengadilan militer merupakan langkah strategis untuk memperkuat pemahaman hukum secara praktis. “Kami ingin mahasiswa tidak hanya memahami teori hukum dari ruang kuliah, tetapi juga dapat melihat langsung bagaimana hukum ditegakkan, khususnya dalam konteks militer yang memiliki aturan dan tata cara tersendiri,” jelasnya.
Lebih jauh, kegiatan ini juga sejalan dengan misi UPNVJ sebagai Kampus Bela Negara. Melalui keterlibatan mahasiswa di lingkungan peradilan militer, Fakultas Hukum menanamkan kesadaran bahwa hukum merupakan instrumen penting dalam menjaga kedaulatan, disiplin, serta keutuhan negara.
Program magang ini tidak hanya memberi pengalaman lapangan, tetapi juga membuka ruang kolaborasi antara akademisi dan praktisi hukum. Mahasiswa diharapkan mampu menyerap nilai-nilai integritas, ketegasan, dan tanggung jawab dari dunia peradilan, sehingga ketika lulus nanti mereka menjadi sarjana hukum yang tangguh, berkarakter, serta adaptif terhadap perkembangan zaman.