Penaikan berkas perkara dari direktorat penyidikan ke direktorat penuntutan

Jakarta, 26 November 2025 – Program Magang Mitra Fakultas Hukum Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jakarta (UPNVJ) pada Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (JAM Pidsus) Kejaksaan Agung Repuplik Indonesia tahun 2025 diikuti oleh sepuluh mahasiswa yang ditempatkan pada beberapa unit kerja, salah satunya Direktorat Penyidikan. Pada direktorat tersebut, satu mahasiswa Fakultas Hukum UPNVJ menjalani proses magang, yakni Suci Wulandari (2310611067), Selama pelaksanaan magang, para mahasiswa terlibat dalam berbagai kegiatan yang mendukung proses penyidikan dan administrasi perkara antara lain pengumpulan dan pengarsipan berkas perkara Tindak Pidana Pencucian Uang, pencatatan Barang Bukti sesuai dengan Berita Acara Penyitaan. Mahasiswa juga bertugas dalam mengelola administrasi teknis lainnya, termasuk pemindaian berkas, pelengkapan berkas BAP, penyusunan berkas, dan cutting BAP untuk pembuatan (RESUME) yang akan menjadi ringkasan yang berisi kumpilan BAP mulai dari BAP saksi, BAP ahli, dan BAP tersangka.
Selain kegiatan pemberkasan, mahasiswa memperoleh kesempatan untuk mengikuti proses selanjutnya dalam penanganan perkara yaitu penaikan berkas dari direktorat penyidikan kepada direktorat penuntutan untuk ditindak lanjuti prosesnya ke Tahap 1 dan Tahap 2 untuk dilanjutkan perkaranya ke pengadilan yang berwenang, bukan hanya satu perkara tetapi mahasiswa turut membantu penyidik dalam melengkapi pemberkasan pada 2 kasus yang berbeda pada Tindak Pidana Pencucian Uang .Melalui rangkaian pengalaman tersebut, mahasiswa mendapatkan pemahaman praktis mengenai mekanisme penegakan hukum di lingkungan Kejaksaan Agung, mulai dari tahap pengaduan, pengledahan, penyidikan yang mana beberapa prosesnya adalah pemanggilan saksi untuk dimitai keterangan oleh penyidik, penyitaan barang bukti, pemeriksaaan tersangka, dan permohonan bantuan ahli. Program magang ini tidak hanya memperluas wawasan akademik mahasiswa, tetapi juga menanamkan kedisiplinan, ketelitian, serta kemampuan analisis yang dibutuhkan dalam praktik penanganan perkara di institusi penegak hukum. Berbekal pengalaman langsung tersebut mahasiswa juga mampu mengembangkan komunikasi profesional baik dengan para penyidik maupun pegawai struktural di lingkungan Direktorat Penyidikan. Interaksi ini memberikan gambaran nyata mengenai budaya kerja, alur koordinasi antar bagian, serta pentingnya menjaga kerahasiaan dan integritas dalam setiap tahapan penanganan perkara. Dengan demikian, program magang ini tidak hanya meberikan pengalaman teknis, tetapi juga membentuk kaakter mahasiswa sebagai calon praktisi hukum yang beretika, professional, dan siap berkontribusi dalam sistem peradilan pidana di Indonesia.

Berita Terkait :  Dekan FH UPNVJ Dr. Suherman Menjadi Narasumber Kuliah Umum di Universitas Bangka Belitung Bahas Penyelesaian Sengketa di Luar Pengadilan
Share

Contact Us

×