Mahasiswa FH UPNVJ Bedah Praktik Penegakan Hukum Ekonomi di Bareskrim Polri
- Kamis, 22 Januari 2026
- HUMAS FH
- 0
JAKARTA, 27 November 2025 — Empat mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jakarta (FH UPNVJ) telah menyelesaikan rangkaian program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) di Direktorat Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus (Dittipideksus) Bareskrim Polri. Kegiatan yang berlangsung di Markas Besar Polri, Kebayoran Baru, ini memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk mengobservasi secara langsung mekanisme penegakan hukum pada tataran operasional penyidikan.
Selama masa magang, para mahasiswa terlibat dalam kegiatan di lingkungan Subdirektorat untuk mempelajari alur penanganan laporan masyarakat. Fokus utama pembelajaran terletak pada kemampuan analitis penyidik dalam membedah unsur-unsur hukum guna menentukan status sebuah perkara. Mahasiswa mendapatkan wawasan kritis mengenai cara membedakan sengketa yang bersifat perdata, seperti wanprestasi, dengan indikasi pelanggaran pidana ekonomi yang kompleks.
Salah satu momen krusial dalam program ini adalah keterlibatan mahasiswa dalam agenda press release kasus-kasus nasional yang ditangani oleh Dittipideksus, di antaranya:
Kasus Pembobolan Rekening Dormant BNI dengan kerugian mencapai Rp204 miliar.
Kasus Beras Oplosan, yang berkaitan dengan perlindungan konsumen dan ketahanan pangan.
Melalui kehadiran dalam konferensi pers tersebut, mahasiswa mempelajari strategi komunikasi publik aparat penegak hukum, termasuk batasan penyampaian informasi penyidikan (pro-justitia) kepada masyarakat secara terukur dan transparan.
“Pengalaman ini membuka perspektif kami bahwa penegakan hukum bukan sekadar penerapan pasal-pasal normatif, melainkan sebuah proses pembuktian yang memerlukan ketelitian administratif, koordinasi antar-instansi, dan pemahaman konteks hubungan hukum yang mendalam,” ungkap perwakilan mahasiswa magang dalam laporannya.
Selain penguatan kompetensi yuridis, program ini juga menjadi sarana bagi mahasiswa untuk membangun jejaring profesional (networking) dengan para penyidik dan staf ahli di Bareskrim Polri. Interaksi langsung dengan praktisi hukum senior ini diharapkan dapat membentuk karakter mahasiswa yang adaptif dan siap menghadapi tantangan di industri hukum pasca-kelulusan.
FH UPNVJ terus mendorong mahasiswa untuk mengambil peran dalam program magang di instansi strategis guna memastikan relevansi kurikulum akademis dengan kebutuhan dunia praktik hukum yang sesungguhnya.
