FH UPNVJ Dukung Edukasi Perlindungan Data Pribadi Anak di SDIT Al-Hamidiyah
- Senin, 26 Januari 2026
- HUMAS FH
- 0
Fakultas Hukum Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jakarta (FH UPNVJ) menunjukkan komitmennya dalam mendukung penguatan literasi hukum dan keamanan digital bagi anak melalui kegiatan Penyuluhan Hukum: Perlindungan Data Pribadi Anak Pengguna Game Online dan Media Sosial yang diselenggarakan oleh Forum Komunikasi Orang Tua Murid (FKOM) SDIT Al-Hamidiyah pada Kamis, 15 Januari 2026.
Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh semakin dekatnya anak-anak dengan dunia digital sejak usia dini. Hal tersebut tercermin dari tingginya intensitas penggunaan game online dan media sosial di kalangan murid sekolah dasar. Melalui kegiatan ini, terjalin sinergi antara orang tua, pihak sekolah, dan perguruan tinggi dalam membekali anak-anak dengan pemahaman dasar mengenai perlindungan data pribadi serta risiko penggunaan media digital.
Ketua FKOM SDIT Al-Hamidiyah, Ibu Yulianty Ratna Agustin, S.I.A., dalam sambutannya menekankan pentingnya literasi digital bagi murid sekolah dasar. Ia mengajak para murid untuk mengikuti kegiatan dengan sungguh-sungguh agar mampu memahami batasan informasi pribadi yang aman untuk dibagikan di ruang digital.
Sejalan dengan hal tersebut, Wakil Kepala SDIT Al-Hamidiyah Bidang Kesiswaan, Mr. Sarbini, S.Pd., menyampaikan bahwa edukasi mengenai perlindungan data pribadi merupakan bekal penting bagi anak dalam menghadapi tantangan era digital. Ia juga mendorong para murid untuk aktif bertanya dan berpartisipasi selama kegiatan berlangsung.
Dalam kegiatan ini, UPN “Veteran” Jakarta menghadirkan dua dosen dan peneliti di bidang hukum perlindungan konsumen, yakni Dr. Muthia Sakti, S.H., M.H. dan Dr. Wardani Rizkianti, S.H., M.Kn., sebagai narasumber. Keduanya menjelaskan bahwa secara hukum, pengguna media elektronik yang berusia di bawah 18 tahun masih dikategorikan sebagai anak, sehingga memerlukan perlindungan serta pendampingan khusus dari orang tua dan lingkungan sekitar.
Para narasumber memaparkan berbagai risiko yang dapat timbul akibat kurangnya perlindungan data pribadi anak, antara lain kebiasaan membagikan informasi secara berlebihan (oversharing), potensi paparan konten yang tidak sesuai usia, hingga penyalahgunaan data untuk tindak kejahatan digital. Anak-anak dinilai rentan menjadi sasaran karena mudah memberikan informasi pribadi dalam aktivitas permainan daring maupun interaksi di media sosial.
Sebagai upaya preventif, murid kelas V SDIT Al-Hamidiyah dibekali sejumlah langkah praktis, seperti penggunaan nama anonim pada akun game, pembatasan akses kamera dan lokasi, pengaktifan fitur kontrol orang tua, penggunaan kata sandi yang kuat dan berbeda dengan verifikasi dua langkah, serta pemanfaatan fitur blokir dan pelaporan pada platform digital.
Kegiatan berlangsung secara interaktif dan disambut dengan antusias oleh para murid. Diskusi, kuis interaktif, serta sesi tanya jawab menunjukkan peningkatan pemahaman peserta terhadap pentingnya menjaga data pribadi di ruang digital. Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama narasumber dan seluruh peserta.
Melalui kegiatan ini, UPN “Veteran” Jakarta menegaskan perannya sebagai perguruan tinggi yang aktif dalam pengabdian kepada masyarakat, khususnya dalam mendukung perlindungan hukum dan literasi digital bagi anak-anak, guna mewujudkan generasi muda yang cerdas, aman, dan bertanggung jawab dalam memanfaatkan teknologi digital.
