FH UPNVJ Bahas Penyempurnaan Visi Misi Magister Hukum Bersama UiTM Malaysia, Menuju Standar Global Berbasis Bela Negara
- Jumat, 29 Agustus 2025
- HUMAS FH UPNVJ
- 0


Jakarta, 26 Agustus 2025 – Fakultas Hukum UPN “Veteran” Jakarta (UPNVJ) menggelar rapat penting dalam rangka penyusunan dan penyempurnaan Visi, Misi, dan Tujuan Program Studi Hukum Program Magister. Kegiatan yang berlangsung di Ruang Rapat Lantai 2 ini menghadirkan pimpinan fakultas, dosen, mahasiswa, serta tamu istimewa, yakni Assoc. Prof. Dr. Nur Ezan Rahmat, Dekan Fakultas Hukum Universiti Teknologi MARA (UiTM) Malaysia.
Pertemuan ini dibuka oleh Dr. Beniharmoni Harefa, S.H., LL.M. Wakil Dekan Bidang Akademik, dan dipimpin langsung oleh Dekan Fakultas Hukum UPNVJ, Dr. Suherman, S.H., LL.M. Dalam paparannya, Dr. Suherman menyampaikan beberapa poin strategis yang menjadi tindak lanjut dari kerja sama internasional dengan UiTM Malaysia, termasuk program sit-in mahasiswa magister, rencana konferensi internasional pada 7-8 Oktober 2025, hingga pengembangan proposal riset bersama yang ditargetkan mulai berjalan awal 2026.

Sementara itu, Dr. Atik Winanti, S.H., M.H., selaku Koordinator Program Studi Hukum Program Magister, memaparkan kembali struktur visi, misi, dan tujuan yang telah ada serta rancangan versi terbaru. Perubahan ini diarahkan agar lebih adaptif terhadap dinamika hukum internasional, digitalisasi hukum, serta tetap mengedepankan nilai-nilai kebangsaan dan identitas bela negara.
Dalam sesi diskusi, Assoc. Prof. Dr. Nur Ezan Rahmat memberikan masukan berharga dengan membandingkan sistem penyusunan visi dan misi di UiTM yang tidak mencantumkan batas waktu (tahun), serta memberikan penekanan pada kekhasan bidang keilmuan yang dimiliki setiap program studi, seperti hukum Islam di UiTM. Ia menekankan pentingnya fleksibilitas dan fokus substansi dalam merumuskan arah pengembangan akademik.
Saran juga datang dari mahasiswa magister hukum UPNVJ, seperti Riski Bima Anggara dan Ahmadharis Junaidi, yang menyoroti struktur bahasa misi yang terkesan menyerupai tujuan, serta perlunya fokus penguatan hukum nasional sebelum mengarah ke tataran internasional. Hal ini turut diperkuat oleh Dr. Irsyaf Marsal, S.H., M.H., yang menyatakan bahwa dalam praktik akademik modern, peninjauan redaksional visi, misi, dan tujuan menjadi penting agar masing-masing memiliki makna dan fokus yang jelas.
Secara keseluruhan, forum ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan untuk menyelaraskan Program Studi Hukum Program Magister dengan standar pendidikan global tanpa meninggalkan ciri khas nasionalisme dan nilai bela negara. Penyesuaian ini juga menjadi bagian dari persiapan akreditasi dan kerja sama internasional yang lebih luas di masa mendatang.
Kegiatan ini ditutup oleh Dr. Suherman dengan penekanan bahwa seluruh pihak—baik pengelola, dosen, maupun mahasiswa—harus bersinergi dalam membangun program studi yang kompetitif secara global, namun tetap berpijak pada jati diri kebangsaan Indonesia.
