Fakultas Hukum Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jakarta (FH UPNVJ) terus mematangkan persiapan pembukaan Program Studi Magister Kenotariatan (MKn). Sebagai bagian dari rangkaian persiapan, FH UPNVJ melakukan kunjungan ke Universitas Narotama, Surabaya, pada Rabu (16/9/2026) untuk menggali pengalaman penyelenggaraan pendidikan Magister Kenotariatan.

Kunjungan tersebut menjadi forum diskusi mengenai karakteristik program studi, kurikulum, sistem pembelajaran, penyelesaian tesis, serta pengembangan kompetensi profesional mahasiswa. Dalam kesempatan tersebut, Dr. Habib Adjie, S.H., M.Hum. turut memberikan pandangan mengenai perkembangan pendidikan kenotariatan di Indonesia.

Habib Adjie menyampaikan bahwa saat ini terdapat 42 perguruan tinggi yang menyelenggarakan Program Studi Magister Kenotariatan, terdiri atas 21 perguruan tinggi negeri dan 21 perguruan tinggi swasta. Di tengah perkembangan tersebut, perguruan tinggi yang akan membuka MKn perlu memiliki ciri khas dan keunggulan program studi yang mencerminkan karakter institusinya.

Masukan tersebut menjadi perhatian FH UPNVJ dalam merancang MKn yang mengintegrasikan nilai dan identitas UPNVJ ke dalam penyelenggaraan program studi, termasuk melalui kurikulum dan pengembangan kompetensi mahasiswa.

Berita Terkait :  Sosialisasi Magang/Praktik Kerja Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM)

Sementara itu, MKn Universitas Narotama menerapkan sistem perkuliahan paket dengan orientasi pembelajaran yang menekankan kesiapan praktik. Salah satu mata kuliah yang menjadi karakteristik program adalah Manajemen Kantor Notaris, yang memberikan pemahaman mengenai pengelolaan kantor dan praktik profesional notaris.

Sementara itu, MKn Universitas Narotama menerapkan sistem perkuliahan paket dengan orientasi pembelajaran yang menekankan kesiapan praktik. Salah satu mata kuliah yang menjadi karakteristik program adalah Manajemen Kantor Notaris, yang memberikan pemahaman mengenai pengelolaan kantor dan praktik profesional notaris.

Dalam penyelesaian studi, mahasiswa diarahkan untuk memilih topik tesis yang berkaitan dengan kenotariatan dan PPAT. Kesesuaian topik tersebut ditelaah melalui Dewan Tesis yang melakukan penyaringan terhadap proposal penelitian mahasiswa. Penguatan kemampuan akademik juga dilakukan melalui pembelajaran penulisan jurnal ilmiah pada semester ketiga.

Selain pembelajaran di kelas, pengembangan kompetensi mahasiswa didukung melalui kegiatan akademik, sosial, dan profesional, termasuk bakti sosial serta partisipasi dalam kegiatan INI, IPPAT, program studi, dan ikatan alumni.

Berita Terkait :  Pengalaman Empat Bulan Amanda Mahasiswi FH UPNVJ Mempertemukan Dunia Hukum Korporasi Dengan Dinamika Industri Pelabuhan

Dari kunjungan tersebut, FH UPNVJ memperoleh sejumlah bahan konkret untuk persiapan MKn, khususnya dalam merumuskan karakteristik program studi, menyusun kurikulum berbasis kompetensi praktik, serta merancang mekanisme pengelolaan tesis dan kegiatan pendukung mahasiswa.

Selanjutnya, hasil kunjungan akan ditindaklanjuti melalui pembahasan internal dan penyempurnaan perangkat akademik MKn FH UPNVJ. Tim persiapan akan mengintegrasikan masukan yang diperoleh ke dalam pemetaan profil lulusan, struktur dan isi kurikulum, mekanisme penyusunan serta penelaahan tesis, dan rancangan kegiatan pendukung mahasiswa. Langkah tersebut menjadi bagian dari proses finalisasi dokumen akademik dan pemenuhan berbagai persyaratan sebelum Program Studi Magister Kenotariatan diajukan untuk dibuka.

Melalui proses persiapan yang dilakukan secara bertahap, FH UPNVJ terus memperkuat fondasi Program Studi Magister Kenotariatan agar memiliki karakter yang khas, pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan profesi, serta sistem akademik yang mendukung kualitas lulusan.

Share
Tags:

Contact Us

×