VBLS UPNVJ Gelar Open House dan Career Talk 2026
- Sabtu, 28 Maret 2026
- HUMAS FH UPNVJ 3
- 0
Jakarta — Virtual Business Law Society (VBLS) Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jakarta (UPNVJ) sukses menyelenggarakan kegiatan Open House and Career Talk VBLS UPNVJ 2026 pada Sabtu, 28 Maret 2026. Kegiatan ini dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting mulai pukul 10.00 hingga 11.30 WIB.
Acara ini menghadirkan Ibu Dr. Muthia Sakti, S.H., M.H. sebagai keynote speaker serta Aliifah Nazeeya, S.H. sebagai narasumber. Kegiatan dipandu oleh Muniratri Rachmita selaku Master of Ceremony (MC) dan dimoderatori oleh Jordan Fahran Brelian.
Kegiatan diawali dengan pembukaan oleh MC yang menyampaikan salam serta memperkenalkan para pihak yang terlibat, dilanjutkan dengan pengantar singkat mengenai VBLS. Selanjutnya, sambutan disampaikan oleh Executive Director VBLS, Dimettri Septiano Bertrand Sinaga, yang menjelaskan latar belakang dibentuknya VBLS sebagai wadah pengembangan bagi calon praktisi hukum.
Dalam keynote speech, Dr. Muthia Sakti menyoroti perkembangan dunia praktik hukum yang semakin kompetitif. Ia menekankan pentingnya kesiapan keterampilan bagi mahasiswa hukum serta mendorong peserta untuk aktif menggali informasi terkait persiapan memasuki dunia kerja.
Memasuki sesi inti, narasumber Aliifah Nazeeya memaparkan secara komprehensif mengenai profesi corporate lawyer, mulai dari gambaran pekerjaan, perbedaan practice area, hingga jenis dokumen yang ditangani. Selain itu, ia juga menjelaskan keterampilan yang dibutuhkan, jenjang karier, serta jalur untuk memasuki law firm.
Tidak hanya itu, peserta juga dibekali dengan wawasan terkait proses rekrutmen di firma hukum, termasuk perbedaan tahapan HR interview dan user interview. Narasumber juga memberikan tips menjawab pertanyaan wawancara menggunakan metode STAR (Situation, Task, Action, Result) serta pentingnya membangun fondasi diri sejak dini untuk meningkatkan daya saing di dunia kerja.
Antusiasme peserta terlihat dalam sesi tanya jawab yang membahas berbagai isu menarik, seperti pengaruh nama kampus dalam seleksi law firm, jam kerja corporate lawyer yang cenderung tidak menentu, hingga pentingnya kemampuan bahasa Inggris dalam praktik hukum. Narasumber menegaskan bahwa meskipun nama kampus memiliki pengaruh, kualitas diri dan kesiapan menghadapi proses seleksi tetap menjadi faktor utama.
Kegiatan ditutup dengan penyerahan sertifikat kepada narasumber, pengisian post-test, absensi, serta sesi dokumentasi bersama. Melalui kegiatan ini, VBLS UPNVJ diharapkan dapat terus menjadi wadah pengembangan pengetahuan dan kesiapan mahasiswa hukum dalam menghadapi dunia profesional.
